Reading Time: 9 minutes Pada 2000, aku bekerja di Sawmill PT Semarak Sdn Bhd Bintulu, Sarawak, Malaysia. Pertama masuk, aku bekerja di bagian mesin proskat. Mesin proskat ini adalah mesin pemotong kayu. Kerjaku memotong kayu yang sudah setengah jadi dari mesin bandsaw, untuk dijadikan kayu jadi yang siap disusun dan di–packing. Aku bekerja 12 jam. Masuk jam 6 pagi dan pulang jam 6 petang. Kadang–kadang aku bekerja sampai jam 10 malam karena barang yang dipesan harus segera dikirim. Di situ, aku baru kerja beberapa minggu. Aku tidak kenal siapa-siapa kecuali Mali dan Dodo. Mereka berdualah yang mengajakku dan menyelamatkanku dari kejaran Polisi Diraja Malaysia. Pertama kerja, aku dibayar perRead More →

Reading Time: 7 minutes Astika Andriani Pada 1960-an hingga 1980-an, dunia melihat tren ekonomi global baru, di mana perusahaan-perusahaan multinasional mulai berbondong-bondong membangun jaringan produksi di negara luar, terutama Asia, dalam rangka memangkas ongkos produksi. Praktik-praktik ini kerap disebut sebagai offshoring.1 Biasanya perusahaan ini akan mengontrak pabrik untuk melakukan proses manufaktur produk yang sudah mereka desain. Di beberapa negara tertentu, perusahaan-perusahaan ini juga memanfaatkan dibukanya celah untuk Foreign Direct Investment di negara-negara berkembang lewat joint venture. Salah satunya Apple, yang memutuskan untuk memulai praktik offshoring lewat mengontrak pabrik di Singapura pada 1981 untuk melakukan kegiatan perakitan. Ketika itu, Apple memang sedang berencana menaikkan produksi salah satu komputernya. Memang, sejakRead More →

Reading Time: 5 minutes Luke Andaresta Seruan salah satu warga yang menggunakan pengeras suara membangunkan saya. Isinya adalah informasi bahwa acara perlombaan Agustusan akan dimulai pukul setengah sembilan siang. Seluruh warga setempat diminta untuk hadir dan meramaikan. Jauh sebelum hari ini, para pemuda karang taruna sudah menggalang dana di pinggiran jalan desa untuk keperluan acara Agustusan. Mereka sangat antusias untuk merayakan 74 tahun bangsanya merdeka. Hal serupa saya temui di hampir seluruh media sosial. Ucapan dirgahayu dan semacamnya secara masif mereka unggah dan sebarluaskan. Ada yang mengunggah foto bendera merah putih, potret Soekarno ketika membacakan teks proklamasi, foto antusiasme hadir dalam upacara bendera, berswafoto lengkap dengan tulisan Dirgahayu Indonesia,Read More →

Reading Time: 9 minutes Alghiffari Aqsa Dunia sedang menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan berbagai optimisme dan kegamangannya. Tidak mau tertinggal, Indonesia juga mengikuti jejak serupa. Berbagai kebijakan dan program politik diciptakan untuk menyongsong Revolusi Industri 4.0. Muncul pendapat kritis dari berbagai serikat buruh bahwa Revolusi Industri 4.0 justru akan mengancam buruh di Indonesia. Kemudian muncul pertanyaan sesiap apa Indonesia menghadapi Revolusi 4.0. Istilah Revolusi Industri 4.0 muncul pertama kali dalam World Economic Forum untuk menandakan bahwa dunia telah memasuki fase baru dalam industri, menggantikan Revolusi Industri Ketiga. Dalam sejarahnya Revolusi Industri Pertama dimulai dengan adanya penemuan mesin uap dan mesin manufaktur pada abad 18. Kemudian Revolusi Industri Kedua ditandaiRead More →