Khamid Istakhori     Besok akan May Day, dan ini adalah May Day ke-16 sepanjang hidupku. Setelah May Day pertama di tahun 2001 bersama Komite Aksi Satu Mei 2001, maka perjalanan memperingati May Day seperti naik angkot di pinggiran kota Jakarta: kadang ngebut, kadang lambat dan bahkan ngetem di prapatan jalan. Namaku Khamid Istakhori. Bekerja berganti-ganti pabrik. Sejak saat itu juga “mengenal serikat” dengan berbagai warna, ritme dan aroma. Ceritanya, masih sama kayak angkot Jakarta. Jatuh bangun bekerja di pabrik, di PHK, demikian pula serikat yang ku ikuti. Tahun 1995 aku lulus STM Pembangunan di Temanggung,  jurusan Teknologi Hasil Pertanian. Ini STM hebat, sebab diRead More →

Khamid Istakhori   KURANGI JAM KERJA 10 % SAJA! Pernyataan bahwa selalu ada yang pertama, ada benarnya. Demikian juga dalam ber-May Day. Saya –sebagaimana pernah saya tulis sebelumya- mengalami May Day pertama tahun 2001 bersama Komite Aksi Satu Mei, tahun 2001. Tahun yang penuh tantangan, dimana pembicaraannya masih berkutat pada satu mimpi : 1 Mei hari libur. Kini, tahun 2015, adalah bukti mimpi itu menjadi kenyataan. 1 Mei sebagai hari libur nasional, memasuki tahun ke-2. Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden nan romantis itu menandatangani sebuah keputusan untuk menjadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional pada 2013, dan baru berlaku tahun berikutnya. Sebagian orang pada waktu ituRead More →

  “Hari ini, bersama ribuan kawan kami, kami bergerak mengacungkan kepal tangan kami.  Tidak mewakili siapapun, tetapi mewakili diri kami. Kami tidak akan pernah tunduk dengan siapapun termasuk juga kalian. Kepada kalian,  pemodal yang angkuh, Kami hanya butuh menyatakan: kami tak akan berhenti melawan kalian. Kemarin, hari ini, dan esok!” (Orasi Ahmad Rospeli, Pengurus SPSI PT Pindo Deli Karawang – dalam aksi May Day 2001 di depan Menara BII, pusat kekuasaan Sinar Mas Group) Aku  masih mengingat dengan jelas orasi itu. Dilantangkan dari kerongkongan kecil seorang buruh pabrik kertas Pindo Deli Karawang. Waktu itu, kami bersepuluh, dari Karawang. Naik bus pagi-pagi dengan ongkos hasil patungan.Read More →

Meski datang terlambat karena harus mempersiapkan Pers Release Presiden KSN untuk media, saya sudah merasakan aura perlawanan itu di halaman PHI. Sejak menaiki tangga jembatan penyebrangan di depan Gedung KFC MT. Haryono yang juga tepat di seberang gedung PHI, saya sudah “merinding” sekaligus geram…… Puluhan polisi berbadan kekar dan senjata laras panjang dicangklongkan di pundaknya sedang menikmati nasi kardus dengan cap masih basah bergambar KFC. Ini mempertegas bahwa posisi perhitungan kami sehari sebelumnya bahwa polisi akan berhadap-hadapan dengan kami di PHI. Sebab, selain mempersiapkan aksi ke PHI Jakarta untuk mendukung kawan-kawan Serikat Pekerja PT. PLN (Persero), direncanakan juga rangkaian aksi ke Kantor Pusat KFC di lokasiRead More →