“8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi”. Jangan sampai kita lupa. Dari slogan itu terdapat jejak sejarah panjang; keringat bercucuran dan darah yang menetes. Ada martir yang terbunuh dari kalangan buruh. Hingga lahir 1 Mei ini. May Day! May Day, adalah simbol pembebasan, pencapaian, kebangkitan dan kemenangan (satu langkah) buruh sedunia. Salah satunya, keberhasilan buruh memutus rantai penindasan jam kerja yang tak manusiawi dari 20 jam kerja sehari menjadi 8 jam. Tentu saja perjuangan buruh masih panjang. Upah layak, kesetaraan kerja, hingga demokratisasi kepemilikan faktor-faktor produksi adalah agenda jangka panjang yang masih terus menunggu. May Day mesti menjadi perayaan kemenangan sekaligus refleksi perjuanganRead More →