Pihak keamanan sudah menyiapkan diri sejak pagi hari sebelum massa berdatangan ke lokasi aksi di Jakarta. Sekitar 3000 orang dikerahkan dari polisi, TNI dan Pemprov DKI Jakarta. Pengamanan terbesar sepertinya dikerahkan untuk berjaga sekitar Istana Negara dan Monas. Selain beberapa kendaraan water canon dan kawat berduri, beberapa orang polisi terlihat berdiri berpasangan di beberapa titik di sekitar Taman Aspirasi, sambil membawa senjata pelontar gas air mata. Perintah dari Kapolda Metro Jaya adalah untuk melayani massa dengan humanis dan persuasif tanpa senjata api.[1] Mungkin pendekatan humanis dan persuasif tersebut diterjemahkan dengan memobilisasi Polisi Wanita (Polwan) dan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) sebagai bagian dari pasukan pengamanan.Read More →