Merupakan penanggalan untuk memperingati pembantaian brutal terhadap demonstran yang menuntut pengurangan jam kerja tanpa pengurangan upah di Chicago Amerika Serikat pada 1886. Demonstrasinya berlangsung dari 1 hingga 4 Mei 1886. Mulai 1889, 1 Mei ditetapkan sebagai hari solidaritas internasional. Saat ini, lebih dari 96 negara di Amerika, Eropa dan Asia memperingati dan merayakan 1 Mei sebagai Hari Buruh atau Hari Buruh Internasional.  Kebanyakan peringatan 1 Mei diikuti dengan kampanye tentang pentingnya kenaikan upah, kondisi kerja yang manusiawi, dan jaminan kebebasan berserikat. Pada 2013, Pemerintah Indonesia menetapkan kembali 1 Mei sebagai hari libur nasional. Penetapan 1 Mei sebagai hari libur tanpa pengurangan upah pertama kali dilakukanRead More →

Finansialisasi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan dinamika hubungan antara sektor finansial dan sektor riil, yaitu peran yang semakin lebih dominannya para aktor dan lembaga finansial dalam kegiatan ekonomi. Industri otomotif, misalnya, kini meraup laba semakin meningkat dari bisnis asuransi, leasing, dan kredit kendaraan, dibandingkan dengan profit dari produksi kendaraan itu sendiri. Istilah finansialisasi juga dipakai untuk menjelaskan perilaku para pemegang saham yang semakin mendikte perusahaan di tingkat yang lebih rendah hingga di tingkat produksi (baik barang maupun jasa) untuk mendapatkan profit yang lebih tinggi. Lebih dari itu, para pemegang saham juga sebenarnya dikendalikan oleh korporasi-korporasi finansial global yang dikuasai oleh sedikit saja. Kondisi iniRead More →

Internasionale, lagu perlawanan terhadap sistem yang menindas dan menghisap. Syairnya dibuat oleh buruh kayu asal Prancis, Eugene Pottier, pada 1871. Diisi musik oleh pekerja pabrik dari Prancis, Pierre Degeyter, pada 1888. L’Internationale disadur ke lebih dari seratus bahasa di dunia. Ada bahasa Inggris, Spanyol, Afrika, Arab, Melayu, Indonesia, dan lain-lain. Diterjemahkan ke bahasa Inggris dengan judul The Internationale, ke Arab menjadi Nasyidu al-Umamiyah, ke Belanda menjadi De Internationale dan ke Indonesia menjadi Internasionale. Didendangkan dengan berbagai jenis musik; country, jazz, instrumental, mars maupun pop rock. L’Internationale disadur ke bahasa Indonesia oleh Ki Hajar Dewantara atau Ki Hajar Dewantoro atau Soewardi Suryaningrat (2 Mei 1889-26 AprilRead More →