Jafar Suryomenggolo   Info Buku; Buruh menuliskan perlawanannya. Bogor: Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) bekerjasama dengan Tanah Air Beta, 2015. 400 halaman +xviii Penulis: Agus Japar Sidik, Atip Kusnadi, Budiman, Dayat Hidayat, Gito Margono, Hermawan, Lami, Fresly Manulang, Salsabila, Nuzulun Ni’mah, Sri Jumiati, Sugiyono, Supartono, Samsuri, Muryati. Editor: Bambang Dahana, Syarif Arifin, Abu Mufakhir, Dina Septi, Azhar Irfansyah, Alfian Al-Ayubby Pelu.   “Adalah tugas serikat buruh untuk tetap mengimbangi tuntutan kaum majikan,” tutup Lucie Baud di bagian akhir tulisannya di satu majalah lokal yang terbit di tahun 1908. Lucie Baud adalah seorang buruh perempuan Perancis, yang lahir di tahun 1870. Di dalam tulisannya itu, diaRead More →

Khamid Istakhori   KURANGI JAM KERJA 10 % SAJA! Pernyataan bahwa selalu ada yang pertama, ada benarnya. Demikian juga dalam ber-May Day. Saya –sebagaimana pernah saya tulis sebelumya- mengalami May Day pertama tahun 2001 bersama Komite Aksi Satu Mei, tahun 2001. Tahun yang penuh tantangan, dimana pembicaraannya masih berkutat pada satu mimpi : 1 Mei hari libur. Kini, tahun 2015, adalah bukti mimpi itu menjadi kenyataan. 1 Mei sebagai hari libur nasional, memasuki tahun ke-2. Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden nan romantis itu menandatangani sebuah keputusan untuk menjadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional pada 2013, dan baru berlaku tahun berikutnya. Sebagian orang pada waktu ituRead More →

Syarif Arifin Instruksi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring diartikan sebagai; 1) perintah atau arahan (untuk melakukan suatu pekerjaan atau melaksanakan suatu tugas); 2) pelajaran; petunjuk. KBBI daring mengartikan nasihat sebagai; 1) ajaran atau pelajaran baik; anjuran (petunjuk, peringatan, teguran) yang baik. 2) ibarat yang terkandung dalam suatu cerita dan sebagainya. Di dalam instruksi terdapat nasihat. Begitu pula sebaliknya. Misalnya, Presiden menginstruksikan para menteri, gubernur, walikota dan bupati untuk menjaga iklim investasi agar kondusif dengan cara merevisi peraturan ketenagakerjaan. Presidenn menasihati jika iklim investasi membaik lapangan kerja terbuka, pengangguran dan kemiskinan pun berkurang. Tiga tahun belakang ini instruksi dan nasihat berseliweran di ruang lingkupRead More →

Ada perempuan yang hendak belajar di luar, tapi harus ditemani. Perempuan tidak boleh pergi sendirian, meskipun sehari-hari berangkat dari rumah ke tempat kerja selalu sendiri. Kebetulan yang menemaninya bukan perempuan dan bukan mahram-nya. [1] Kejadian itu menjadi buar bibir dan mendekati tertawaan kalangan perempuan dan lelaki. Rupanya yang diperbincangkan bukan kebijakan serikatnya, tapi si perempuan. Ada pula yang mengeluh bahwa kuota 30 persen di serikat sekadar formalitas.[2] Begitu pula pembuatan departemen khusus di serikat dianggap hanya tempelan. Perempuan hanya ditempatkan sebagai bagian pendukung organisasi seperti pembuat surat-menyurat atau mengurus kwitansi keuangan. Perempuan tidak dilirik dalam pengambilan keputusan.[3] Ada kegembiraan, ketika 8 Maret kemarin, serikat-serikat buruhRead More →

Alfian Al’ayubby dan Abu Mufakhir   PER TANGGAL 5 Januari 2015, sebanyak 400 buruh di pabrik sepatu olahraga PT. Nikomas Gemilang, divisi Puma, mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara bertahap dengan alasan efesiensi. Menurut salah satu sumber yang bekerja di divisi Puma, PHK massal tersebut terjadi karena penurunan pesanan yang tajam, bahkan mencapai persentase 90 persen, dari yang biasanya 1 juta pasang sepatu olahraga berkurang menjadi hanya 100.000 pasang.[1] Sebelumnya, pada November-Desember 2014 secara bertahap para buruh juga telah di-PHK dengan alasan yang sama: efisiensi. Total buruh yang di-PHK sejak bulan November 2014 sampai Januari 2015 diperkirakan mencapai 800 buruh. Manajemen Puma menyatakan bahwa jumlahRead More →