Reading Time: 4 minutes Siaran Pers Serikat Buruh Kesehatan dan Pengobatan Korea (KHMU) 5 November 2016 ○ Pada 5 November 2016 Ketua Yayasan Jeon Tae-il, Lee Soo-ho (mantan Ketua Konfederasi Serikat Buruh Korea/KCTU) mengumumkan Somyot Prueksakasemsuk, narapidana politik karena pandangan-pandangannya, sebagai pemenang anugerah buruh Jeon Tae-il yang ke-24. ○ Anugerah buruh Jeon Tae-il diberikan sejak tahun 1988. Hingga tahun lalu anugerah telah diberikan kepada tujuh individu dan 29 organisasi. Penerima anugerah diusulkan oleh individu dan organisasi buruh, namun keputusan akhir ditentukan oleh juri dari Yayasan Jeon Tae-il. Upacara penyerahan anugerah dilakukan setiap awal November, bertepatan dengan Pawai Buruh Nasional, untuk mengenang semangat perjuangan pahlawan buruh Jeon Tae-il.  ○ AnugerahRead More →

Reading Time: 8 minutes Azhar Irfansyah Judul: North Country Tahun Rilis: 2005 (Amerika Serikat) Sutradara: Niki Caro Durasi: 126 menit ***     Judul: Made in Dagenham Tahun Rilis: 2010 (Inggris) Sutradara: Nigel Cole Durasi: 113 menit   Perempuan buruh setidaknya menyandang dua status yang membuatnya dalam posisi rentan pada ketertindasan. Pertama, sebagai perempuan dalam masyarakat yang patriarkis. Sebagai perempuan dalam masyarakat yang justru akan mencari-cari kesalahannya ketika dilecehkan, atau mengharuskannya mengerjakan tugas-tugas rumah tangga yang sebetulnya dapat dibagi secara proporsional dengan pasangannya. Kedua, perempuan sebagai bagian dari kelas buruh yang dipandang rendah curahan kerjanya dalam masyarakat kapitalis. Sebagai adalah bagian dari kelas yang kerja kerasnya tidak diganjar denganRead More →

Reading Time: 3 minutes Khamid Istakhori Sabtu yang hujan sejak pagi, saya ingin menuliskan beberapa catatan. Catatan ini berkaitan dengan kongres yang ke-3 FSP (Federasi Serikat Pekerja) Media Independen yang digelar di Jakarta hari ini, (29/10/2016). Memulai tulisan ini, saya mengenang May Day pertama yang saya ikuti, sebuah May Day di Lapangan Monas tahun 2001. Bayangkan, seperti apa May Day kala itu sebab Dita Indah Sari, Staff Menteri Ketenagakerjaan hari ini adalah salah satu orator yang tegas menyatakan, Tolak Upah Murah! Sekarang, dia adalah bagian dari rezim upah murah. Kala itu, saya naik kereta dari Karawang dan sampai di lokasi kepagian. Bersama beberapa kawan dari Pindo Deli yang sedangRead More →

Reading Time: 9 minutes Syarif Arifin Tulisan ini bercerita tentang kondisi kerja orang-orang yang bekerja di perkantoran di Jakarta. Saya mengambil contoh orang-orang yang bekerja di kawasan perkantoran terpadu atau central business district (CBD) di Segitiga Emas Jakarta. Ketika menuliskan istilah buruh kantoran, apalagi di Jakarta, pikiran saya terasosiasikan pada kosa kata ‘kelas menengah’ yang mendapat kata sifat ‘ngehek’. Gabungan kata tersebut popular ketika dituliskan oleh Arman Dhani dan ditayangkan di http://www.kandhani.net, pada November 2013. Judulnya Surat Terbuka Seorang Buruh Tentang Kelas Menengah Yang Budiman, pada November 2013. Pesan Arman Dhani cukup jelas ada yang bersikap sinis terhadap demonstrasi tapi turut menikmati hasil demonstrasi, yaitu kelas menengah ngehek. Di luar pembicaraan ‘kelasRead More →