Di Sukabumi, Irfan tidak diperpanjang kontrak kerjanya karena sedang berusaha mendirikan serikat buruh. Ahmadi Suandi tidak diperpanjang kontrak kerjanya akibat protes pada sikap atasan yang sering berkata kasar. Sumiarti tidak diperpanjang kontrak akibat mempertanyakan hak cuti melahirkan. Dan masih banyak lagi nama-nama lainnya. Secara “resmi” perusahaan menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak diperpanjang lagi kontraknya karena berkurangnya pekerjaan yang ada. Meski faktanya kemudian perusahaan merekrut lagi orang baru untuk meggantikan mereka. Sehingga alasan berkurangnya pekerjaan sulit diterima akal bahkan dapat dikatakan tidak benar adanya. Bahkan mayoritas nama-nama di atas tercatat memiliki kondite kerja yang baik. Dan secara “resmi” pula, isi paragraf pertama di atas adalah tuduhanRead More →

Emid Suhamidin, sore itu mengenakan kaos warna merah yang dipakainya dalam aksi May Day 2017. Itulah adalah May Day pertamanya sepanjang hidupnya dan sepanjang karirnya sebagai buruh. “Saya bangga, bersatu dalam barisan panjang berwarna merah dengan panji-panji perjuangan serikat,” ujar Emid. Peringatan May Day yang heroik, membekas dalam ingatannya sebagai buruh bahwa perjuangan tidak boleh terkungkung dalam tembok pabrik saja. Haruslah keluar dalam sekat-sekat dan bersatu dengan kekuatan yang lebih besar lagi dalam sebuah tema: Buruh untuk Rakyat. Apa yang membuatnya berkeputusan untuk berserikat? Pertanyaan ini dijawab dengan sederhana saja. Dia dan kawan-kawannya tidak mau hidup dalam belenggu yang membuatnya bodoh. Di pabrik, tenaganya sudahRead More →

Pemain bola, David Beckham dan pemain bola dunia lainnya mungkin  tak pernah membayangkan bahwa sepatu olahraga yang mereka pakai, dibuat dari keringat para buruh-buruh perempuan di Tangerang dan Jakarta. Begitu juga dengan baju olahraga. Baju yang terpampang di mall-mall, pusat pertokoan modern. Ini adalah baju-baju yang tiap hari dibuat oleh jerih payah para buruh pabrik perempuan. Mereka bekerja dengan tekun di pabrik tekstil, namun naasnya, tak bisa dengan mudah memiliki sepatu dan baju-baju yang telah dijual dengan harga mahal ini. Sebuah buku yang berjudul “ Dari Mana Pakaianmu Berasal?” yang ditulis oleh Bambang T. Dahana, Abu Mufakhir dan Syarif Arifin dari Lembaga Informasi Perburuhan SedaneRead More →

Kemarin malam, saat jeda salat Isya dan Tarawih, di mimbar masjid seorang penceramah memberikan kuliah pendek, yang disebut dengan Kultum. Isinya pengantar mengenai Ramadan yang sudah memasuki sepertiga terakhir. Penceramah mengatakan, pada sepertiga Ramadan yang terakhir ini Gusti Allah menurunkan sebuah malam yang sangat istimewa; malam kemuliaan, Lailatul Qadar. Di malam Lailatul Qadar, apabila seorang hamba menjalankan ibadah pahalanya setara dengan seribu bulan atau kisaran waktu 83 tahun. Luar biasa sekali. Siapa yang tidak tertarik dengan janji Allah tersebut. Sebagai penutup Kultum, penceramah mengajak jamaah untuk menjalankan i’tikaf atau berdiam di masjid selama sepuluh hari tersisa di bulan suci ini. Isi ceramah demikian sudah seringRead More →

Saat jutaan umat Islam seantero negeri sedang menapaki paruh kedua bulan Ramadan; mengisinya dengan ibadah wajib dan sunah. Sebagian, bahkan, sudah ada yang mempersiapkan diri guna menyambut hari kemenangan, Idul Fitri. Ada yang mulai mengisi toples-toples kaca mereka dengan segala panganan khas lebaran. Dalam aura kemenangan di akhir Ramadan, ternyata terdapat 350 Awak Tangki Pertamina Patra Niaga dan PT Elnusa Petrofin harus menghadapi tindakan kesewenang-wenangan pemilik modal. Mereka sejak awal bulan puasa -hanya dengan sebuah pesan singkat (sms)- dinyatakan: tidak lagi menjadi awak mobil tangki (AMT) alias di-PHK sepihak. Kenyataan ini jelas seburuk-buruknya mimpi yang menjadi nyata. Bagaimana tidak, AMT yang bertahun-tahun bekerja tanpa upahRead More →