Reading Time: 5 minutes Majalah Sedane berbincang-bincang dengan salah satu organisator pekerja rumahan, Cecilia Susiloretno dari MWPRI (Mitra Wanita Pekerja Rumahan Indonesia). MWPRI atau disebut pula Homenet Indonesia, merupakan jaringan kerja tingkat nasional yang berlokasi di Jawa Timur. Dalam Konferensi Perburuhan Internasional ke-105, yang berlangsung dari 28 Mei hingga 10 Juni 2016 di Jenewa, bersama SEWA (Self Employment Women Assosiation) India dan WIEGO (Women Informasi Economy: Globalizing and Organizing), MWPRI mengkampanyekan mengenai pentingnya ILO negara mengakui keberadaan pekerja rumahan, agar pekerja rumahan mendapatkan hak-haknya sebagai pekerja. Apa yang dimaksud pekerja rumahan? Sebenarnya, di Indonesia belum ada kesepakatan baik dari kalangan pengusaha maupun pemerintah mengenai definisi pekerja rumahan. Kami merujukRead More →

Reading Time: 9 minutes James Petras     Swakelola buruh (worker self-management disingkat WSM) muncul kembali sebagai sebuah gerakan utama di Argentina, khususnya pada tahun ini dengan lebih dari 200 pabrik diorganisir dan dikontrol oleh buruh-buruhnya, dan adanya koordinasi bersama tingkat nasional dari perusahaan-perusahaan yang dikelola sendiri dan sedang berada dalam proses pengorganisiran. Dalam sejarah, WSM telah menjadi inti proyek sosialis, sejak pernyataan terkenal Karl Marx bahwa “pembebasan kaum buruh hanya bisa dicapai oleh kaum buruh itu sendiri.” Ini berarti WSM sebagai jalan menuju sosialisme bertentangan dengan sentralisme birokratik bekas Uni Soviet dan sistem manajemen kapitalis yang hierarkis. Esai ini akan meninjau secara singkat potensi WSM yang sangat besarRead More →

Reading Time: 9 minutes Introduction This writing will discuss buruh borongan system in a factory located in BIIE (Bekasi International Industrial Estate) in Bekasi District, West Java, the working condition caused by this system and how workers resisted it. Buruh borongan in this factory is a peculiar implementation of piece-rate system that has put workers in precarious situation for long time. The questions to be addressed are what is buruh borongan? And how is it implemented? How is the working condition and the labor resistance? In so doing, in the first section of this paper, I will discuss piece-rate system as capital strategy to increase surplus value. In theRead More →

Reading Time: 9 minutes Dina Septi Utami Beraktivitas di Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) Pendahuluan Tulisan ini akan merefleksikan hasil belajar tentang buruh borongan sebagai sebuah sistem yang diterapkan di pabrik di BIIE (Bekasi International Industrial Estate) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat; kondisi kerja yang diakibatkan oleh sistem tersebut dan perlawanan buruh terhadap sistem tersebut. Sistem buruh borongan yang diterapkan di pabrik ini adalah sebuah implementasi piece-rate system yang khusus dan cukup aneh yang menempatkan buruh dalam situasi yang sangat mengenaskan. Pertanyaan yang akan dijawab dalam tulisan ini adalah apa itu sistem buruh borongan? Dan bagaimana ia diterapkan? Bagaimana kondisi kerja yang diakibatkannya dan bagaimana buruh melawannya? Tulisan iniRead More →