Suasana di ruang rapat masih sedikit ramai. Pak Fredi, Ketua Serikat, berniat membacakan poin-poin keputusan rapat. Dengan suara sedikit berat berwibawa, dia membaca beberapa keputusan: 1. Sumber keuangan yang utama adalah iuran dari anggota. 2. Pengurus tidak boleh menerima pemberian dari pihak lain semisal HRD atau Apindo atau pengacara perusahaan. 3. Pengurus harus menjaga nama baik organisasi dengan tidak korupsi, memakai uang iuran untuk urusan pribadi atau meminjam uang kepada anggota. Sesudah keputusan dibacakan, Pak Fredi bertanya,” Baiklah, sebelum rapat kita tutup apakah ada pertanyaan atau tambahan?” Dari sudut meja, Komar mengacungkan tangan meminta izin bicara. Setelah dipersilakan, dia berkata. “Bulan ini pengeluaran keluarga sayaRead More →

  Saat seluruh umat muslim menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan, saat itu pula seluruh disibukkan dengan persiapan-persiapan  menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Tentu saja itu semua terjadi di tengah kenaikan harga-harga sembako dan bahan bakar minyak. Kenaikan harga yang selalu melambung tinggi setiap menjelang Lebaran, seakan tak mau ketinggalan. Seolah-olah mereka itu sudah satu paket. Semua orang sibuk mengejar target untuk memenuhi semua keperluan, seperti beli baju baru, beli tiket mudik, dan lain-lain. Bahkan, tiket kereta sudah dijual sejak beberapa bulan sebelum lebaran. Begitu pula dengan diriku. Aku yang baru tiga bulan melangsungkan pernikahan pun jadi ikut terseret. Di tengah penyesuaian, normalilsasiRead More →

Di Sukabumi, Irfan tidak diperpanjang kontrak kerjanya karena sedang berusaha mendirikan serikat buruh. Ahmadi Suandi tidak diperpanjang kontrak kerjanya akibat protes pada sikap atasan yang sering berkata kasar. Sumiarti tidak diperpanjang kontrak akibat mempertanyakan hak cuti melahirkan. Dan masih banyak lagi nama-nama lainnya. Secara “resmi” perusahaan menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak diperpanjang lagi kontraknya karena berkurangnya pekerjaan yang ada. Meski faktanya kemudian perusahaan merekrut lagi orang baru untuk meggantikan mereka. Sehingga alasan berkurangnya pekerjaan sulit diterima akal bahkan dapat dikatakan tidak benar adanya. Bahkan mayoritas nama-nama di atas tercatat memiliki kondite kerja yang baik. Dan secara “resmi” pula, isi paragraf pertama di atas adalah tuduhanRead More →

Kemarin malam, saat jeda salat Isya dan Tarawih, di mimbar masjid seorang penceramah memberikan kuliah pendek, yang disebut dengan Kultum. Isinya pengantar mengenai Ramadan yang sudah memasuki sepertiga terakhir. Penceramah mengatakan, pada sepertiga Ramadan yang terakhir ini Gusti Allah menurunkan sebuah malam yang sangat istimewa; malam kemuliaan, Lailatul Qadar. Di malam Lailatul Qadar, apabila seorang hamba menjalankan ibadah pahalanya setara dengan seribu bulan atau kisaran waktu 83 tahun. Luar biasa sekali. Siapa yang tidak tertarik dengan janji Allah tersebut. Sebagai penutup Kultum, penceramah mengajak jamaah untuk menjalankan i’tikaf atau berdiam di masjid selama sepuluh hari tersisa di bulan suci ini. Isi ceramah demikian sudah seringRead More →

Saat jutaan umat Islam seantero negeri sedang menapaki paruh kedua bulan Ramadan; mengisinya dengan ibadah wajib dan sunah. Sebagian, bahkan, sudah ada yang mempersiapkan diri guna menyambut hari kemenangan, Idul Fitri. Ada yang mulai mengisi toples-toples kaca mereka dengan segala panganan khas lebaran. Dalam aura kemenangan di akhir Ramadan, ternyata terdapat 350 Awak Tangki Pertamina Patra Niaga dan PT Elnusa Petrofin harus menghadapi tindakan kesewenang-wenangan pemilik modal. Mereka sejak awal bulan puasa -hanya dengan sebuah pesan singkat (sms)- dinyatakan: tidak lagi menjadi awak mobil tangki (AMT) alias di-PHK sepihak. Kenyataan ini jelas seburuk-buruknya mimpi yang menjadi nyata. Bagaimana tidak, AMT yang bertahun-tahun bekerja tanpa upahRead More →