Khamid Istakhori Panggung di Convention Hall Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Jogjakarta itu tampak terlalu luas, jika hanya diisi oleh tiga lelaki berperawakan kecil. Di atas pangggung seluas 8 x 6 meter itu, suara-suara mereka menggemakan seisi gedung. Mereka adalah Nyonyor yang sepanjang hidupnya Numpang Tenar. Sampai tulisan ini dibuat, ia tak bersedia menyebut nama aslinya. Hanya mau disebut Nyonyor Numpang Tenar, sebagaimana ditulis di profil facebook-nya. Nyonyor berambut gimbal, seperti pemusik legendaris Bob Marley. Ia memang penyuka musik Reggae. Ada pula Ridlo Sorak, bukan pula nama sesuai kartu tanda penduduk. Orang ini pandai bermain musik balada. Ia hampir menghabiskan hari-harinya di metro miniRead More →

April Perlindungan Karena ketidakadilan agraria, ribuan perempuan buruh migran dikirim ke luar negeri. Akibat kehilangan tanah, perempuan buruh dipancung di Arab Saudi. Karena ketimpangan penguasaan tanah, di pabrik-pabrik buruh perempuan diupah murah. Karena tiada lahan, perempuan perkotaan sulit cari air bersih, sulit cari penghidupan. Karena laut ditimbun, perempuan nelayan tak dapat ikan. Karena kesehatan mahal, reproduksi perempuan terancam. Jika perempuan belum bangkit melawan, bertarung dalam dinamika gerakan sosial dan politik, untuk merebut kekuasaan, merebut ruang, merebut sumber-sumber agraria, maka perempuan akan selalu marjinal. Rebutlah sumber-sumber agraria Kelola dengan batin perempuan, dengan cara perempuan dengan konsep perempuan dengan penguasaan perempuan Karena, penguasan sumber agraria oleh perempuanRead More →

Gafur Gavara[1] Suatu petang selepas Magrib di sebuah warung jamu di pinggiran ibu kota. Di luar sana suara hujan rintik, ditimpali parau teriakan kenek memanggil-manggil penumpang dan deru angkot yang ngetem dan lalu-lalang. Kami duduk melamun menghalau lelah, disertai beberapa gelas kecil bening jamu kuat, kawan sejati bagi kami untuk berlomba-lomba mengais rezeki. “Bray, maneh udah tahu kabar baru ?“ sapa si Ujang mengagetkanku. “Kabar apa?“ “Perusaahan kita mau di akusisi sama bule jepang.“ “Akuisisi apa?“ “Itu maksudnya sahamnya diambil.“ “Kata siapa Lae? Jangan aneh-aneh! Awak masih capeknya pun, baru kelar urusan kerja, kau pulak datang tak karuan,“ David menimpali. “Aku teh denger kabar teuRead More →

Bambang Dahana   Hari sudah malam, waktunya bersantai. Karena perut kembali lapar, saya ke dapur membikin nasi goreng, sementara komputer di meja kerja tetap memutar musik secara acak. Dari pengeras suara meluncur satu lagu lama, yang dulu sering saya dengarkan bahkan sampai berulang-ulang. Lagu berbahasa Inggris itu ditulis tahun 1978 oleh Anthony Banks.[1] Judulnya The Lady Lies. Artinya, kira-kira, perempuan perayu penuh tipu daya. Yang saya sukai dari lagu ini adalah liriknya, yang aneh dan misterius, mirip dongeng. Tokoh baiknya adalah seorang laki-laki. Pahlawan kesatria yang rela menghunus pedang, untuk menyelamatkan seorang perempuan yang hampir dimangsa raksasa jahat. Si kesatria lalu menempuh perjalanan menembus hutanRead More →

Syarif Arifin Instruksi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring diartikan sebagai; 1) perintah atau arahan (untuk melakukan suatu pekerjaan atau melaksanakan suatu tugas); 2) pelajaran; petunjuk. KBBI daring mengartikan nasihat sebagai; 1) ajaran atau pelajaran baik; anjuran (petunjuk, peringatan, teguran) yang baik. 2) ibarat yang terkandung dalam suatu cerita dan sebagainya. Di dalam instruksi terdapat nasihat. Begitu pula sebaliknya. Misalnya, Presiden menginstruksikan para menteri, gubernur, walikota dan bupati untuk menjaga iklim investasi agar kondusif dengan cara merevisi peraturan ketenagakerjaan. Presidenn menasihati jika iklim investasi membaik lapangan kerja terbuka, pengangguran dan kemiskinan pun berkurang. Tiga tahun belakang ini instruksi dan nasihat berseliweran di ruang lingkupRead More →