Reading Time: 4 minutes Aksi Gerak Perempuan berawal di depan Kantor Bawaslu. Pengamanan garis depan oleh Satpol PP. Sekelompok Polwan, baru datang menjelang jam 11 siang. Tidak terlihat polisi selain yang mengatur lalu lintas. Bersamaan dengan Polwan, datang polisi bersepeda motor dan bersenjata. Massa aksi didominasi oleh anak muda, laki-laki, perempuan, transgender. Kelompok yang berpartisipasi lebih beragam. Dari pandangan mata terlihat kelompok PRT, SRMI, OPSI (Organisasi Perubahan Sosial Indonesia), SBMI, Migrant Care, kelompok berbendera pelangi, transgender, LBH Apik, dan masih banyak lagi. Massa kurang lebih 500 orang. Mereka bernyanyi dan meneriakkan yel-yel, “lawan patriarki sekarang juga.” Di beberapa tempat, terlihat massa aksi berseragam merah, hitam dan biru berkelompok. Mereka engganRead More →

Reading Time: 4 minutes Kedua mata bayi itu masih terpejam dengan badan terbaring. Dua tangan mungilnya menengadah seperti sedang berdoa. Gemas sekali. Ingin saya mencubit dan membangunkannya. Ingin melihat lirikan mata polos, gerak-kecil kedua tangan dan kakinya atau mendengar suara tangisnya. Suara tangis bayi adalah tanda kehidupan. Sayang sekali, saya tidak dapat menyentuh. Sama sekali. Bayi berumur 28 hari itu terbujur dalam incubator. Bayi dengan nama Abil Faqih Al Abqory itu dipanggil Al. Mungkin jauh-jauh hari orangtua Al telah merencanakan membuat syukuran kelahiran untuk mendoakan anak agar anaknya sehat, berkah, selamat, mudah kerja, banyak rezeki, dan doa-doa lainnya. Harapan itu pupus. Di usia belum sebulan dia harus berhadapan denganRead More →

Reading Time: 7 minutes Dua puluh tahun lalu, Tini melamar kerja melalui seorang kepala desa di Temanggung untuk bisa diberangkatkan ke Tangerang untuk bekerja di pabrik. Itulah pengalaman pertama kali dalam hidupnya. Di Tangerang, ia tinggal di sebuah rumah bersama beberapa buruh perempuan lain dari daerah yang kurang lebih sama. Setelah beberapa bulan, Tini keluar dari rumah itu dan mengontrak tempat tinggal sendiri. Sementara itu bagi perempuan yang tinggal sekitar pabrik di Tangerang, misalnya di sekitar Panarub, tidak ada persyaratan khusus yang diminta oleh perusahaan untuk melamar. Cukup dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Orang yang tinggal di sekitar pabrik sering diistilahkan, warga lokal. Bahkan, ada cerita di mana perempuanRead More →

Reading Time: 5 minutes Seperti tahun-tahun sebelumnya. Pagi-pagi 1 Mei, saya sudah berada di sekitar Monas. Di Patung Arjunawiwaha atau yang lebih dikenal dengan Patung Kuda. Di tempat itu sudah berkumpul massa SPN (Serikat Pekerja Nasional). SPN tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya, tidak bersama dengan KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia). SPN bersama dengan FNPBI (Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia), SBMI (Serikat Buruh Migran Indonesia), SPOI (Serikat Pekerja Otomotif Indonesia), SRMI (Serikat Rakyat Miskin Indonesia), dan LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi). Beberapa tuntutan yang mencolok adalah “Bubarkan BPJS”. Di ujung lain, terdapat kelompok terdiri tidak lebih dari 25 orang. Mereka adalah “buruh Nike” yang masih menunggu kedatangan teman-temanRead More →