Reading Time: 6 minutes Oleh, Mohamad Zaki Hussein Anggota Partai Rakyat Pekerja Wabah bukanlah suatu fenomena yang murni biologis. Kemunculan dan perkembangannya banyak dipengaruhi oleh aktivitas sosial manusia, khususnya aktivitas ekonomi dan politik. Ini terlihat jelas jika kita menilik wabah-wabah yang pernah terjadi dalam sejarah manusia. Misalnya adalah wabah Kematian Hitam (Black Death) yang terjadi pada pertengahan abad ke-14.[1] Wabah ini merupakan wabah pes atau sampar yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis. Bakteri ini berasal dari hewan pengerat, khususnya tikus, dan kutunya. Ketika seekor hewan pengerat yang terinfeksi mati, dan kutunya pindah ke manusia, maka manusia bisa terinfeksi. Setelah menginfeksi manusia, penularan bisa terjadi melalui kutu yang berpindah dariRead More →

Reading Time: 4 minutes Oleh, Kokom Komalawati Sejak ditetapkannya kebijakan #kerjadirumah dan #belajardirumah, rata-rata buruh perempuan berkeluarga yang saya temui di Tangerang memiliki cerita yang sama. Mereka harus bersiasat dengan kebutuhan sehari-hari yang semakin mahal karena menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri sekaligus harus menangani anak-anak belajar di rumah. Para buruh lebih khawatir kehilangan pendapatan dan pekerjaan ketimbang terpapar virus Corona. Awal Maret pemerintah mengumumkan kebijakan #kerjadirumah, #belajardirumah, dan #ibadahdirumah. Disusul dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ketika kebijakan #belajardirumah berlaku, keluarga buruh pontang-panting. Mereka harus meluangkan waktu, menyiasati pengeluaran dan mengalokasikan energi menghadapi anak-anak. Serangkaian bujukan yang dibumbui ancaman mewarnai hari-hari anak-anak mengerjakan tugas-tugas sekolah di rumah.Read More →