Reading Time: 5 minutes Pada 21 Januari 2017, sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilantik di Washington D.C, ribuan orang: laki-laki-perempuan, tua-muda, berkulit hitam atau pun putih yang berasal dari beragam organisasi, melakukan long march dari Lincoln Memorial hingga berakhir di Gedung Putih. Aksi itu merupakan respons kepada Trump yang selama masa kampanye seringkali seksis, yang sebenarnya ditujukan ke lawannya politiknya, Hillary Clinton. Selain itu, aksi itu juga mengingatkan bahwa ada koalisi untuk memajukan isu hak-hak perempuan selama masa pemerintahannya. Inilah awal mula Women’s March. Women’s March tidak hanya pada 21 Januari. Menyambut 100 hari pemerintahan Trump, mereka pun melancarkan protes. Tidak hanya di Washington, demonstrasi pun berlangsung diRead More →

Reading Time: 4 minutes 7 Maret saya mendapat kabar mengenai rencana peringatan Hari Perempuan Internasional (HPI). Di Jakarta, Hari Perempuan Internasional akan diikuti oleh berbagai organisasi dengan bermacam nama aliansi. Aliansi-aliansi tersebut berangkat dari titik kumpul berbeda dengan waktu yang tidak sama. Semuanya memusatkan aksinya di depan Istana Negara. Saya tiba depan Istana sekitar jam 10 pagi lebih beberapa menit. Hanya terlihat satu mokom dan beberapa peserta demonstrasi yang bersiap bubar. Mereka adalah Komite Perempuan IndustriAll. Setelah itu, datang silih berganti berbagai kelompok lain. Ada pula Solidaritas Perempuan dan Migrant Care, yang terlibat dalam Women’s March Jakarta, kemudian Parade Juang Perempuan Indonesia dan Komite Aksi Bersama IWD 2018. DiRead More →

Reading Time: 3 minutes “Siapapun Boleh Gabung!” Begitu tulisan sebuah poster yang minggu kemarin diedarkan oleh sebuah Komite Aksi Hari Perempuan Internasional Bandung Raya. Komite gotong-royong itu berisi tak kurang dari 15 organisasi mahasiswa berbagai universitas. Poster memuat informasi lengkap mengenai pelaksanaan peringatan Hari Perempuan Internasional, dari narahubung sampai tempat dan waktu aksi (depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, pukul 08 pagi – selesai). Kamis pagi, 8 Maret 2018. Cuaca cerah dan bersahabat. Pada waktu yang dijanjikan, tak satu pun rombongan aksi terlihat. Satu-satunya yang datang tepat waktu hanyalah regu petugas pengamanan. Mereka berjaga di depan gerbang Gedung Sate. Menjelang siang, mobil komando bertuliskan KASBI datang dari arah BaratRead More →

Reading Time: 4 minutes Syarif Arifin Juli 2017, kasus 1300 buruh sepatu Adidas dan Mizuno di PT Panarub Dwikarya Benoa Tangerang Banten genap lima tahun. Lebih dari 135 kali demonstrasi dilakukan, rekomendasi dari sebelas negara dikantongi, aksi piket tiap Kamis dan Minggu dan kampanye media sosial masih dilangsungkan. Kasus mereka disidangkan di Komite Kebebasan Berserikat Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Bagaimana perempuan-perempuan tersebut mampu melewati berbagai tekanan? Bagaimana kiprah mereka di organisasi?   Salah satu merchandise penggalangan dana, sekaligus kampanye kasus buruh PT PDKB (Foto: Dokumentasi SBGTS GSBI PT PDKB) Limabelas perempuan tampak sibuk. Ada yang membuat bunga-bungaan dari tali rafia dan sedotan plastik, ada yang mengetik di komputer danRead More →