8 Maret 2018 jatuh di hari Rabu. Tanggal tersebut dinamai International Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional, yang diperingati dengan protes massal atau perayaan di berbagai negara.[1] Di beberapa negara seperti China, Rusia, Azerbaijan, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Moldova dan Ukraina, 8 Maret merupakan tanggal merah. Sebagai penanda penghormatan terhadap buruh perempuan, di negara-negara tersebut Hari Perempuan Internasional (HPI) diperingati dengan berkumpul bersama keluarga, berbagi bunga dan hadiah kepada perempuan.[2] Bahkan di China, 8 Maret dijadikan hari libur untuk perempuan, tidak untuk laki-laki. Sementara di Amerika, Eropa dan Asia, 8 Maret diperingati dengan berbagai protes. Di Amerika Serikat, puluhan ribu orang pawai dan berkumpul di pusatRead More →

International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional 2018 diperingati dengan cukup ramai di Jakarta. Berbagai kelompok melangsungkan demonstrasi serta pawai di waktu yang berbeda, namun memuncaki peringatannya di depan Istana Negara. Ada Komite Perempuan IndustriAll, Solidaritas Perempuan, Migrant Care, Indonesia for Global Justice, Front Perjuangan Rakyat (FPR), Parade Juang Perempuan Indonesia, dan Komite Aksi Bersama IWD 2018. Komite Perempuan IndustriAll merupakan kelompok pertama yang berdemonstrasi di depan Istana Negara. Ratusan perempuan dan laki-laki berkumpul, lalu satu per satu berorasi menyerukan pengakhiran kekerasan berbasis jender di tempat kerja. Komite Perempuan IndustriAll Indonesia Council menuntut ratifikasi Konvensi ILO Nomor 183 tentang Perlindungan Maternitas dan 14 MingguRead More →

Pada 21 Januari 2017, sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilantik di Washington D.C, ribuan orang: laki-laki-perempuan, tua-muda, berkulit hitam atau pun putih yang berasal dari beragam organisasi, melakukan long march dari Lincoln Memorial hingga berakhir di Gedung Putih. Aksi itu merupakan respons kepada Trump yang selama masa kampanye seringkali seksis, yang sebenarnya ditujukan ke lawannya politiknya, Hillary Clinton. Selain itu, aksi itu juga mengingatkan bahwa ada koalisi untuk memajukan isu hak-hak perempuan selama masa pemerintahannya. Inilah awal mula Women’s March. Women’s March tidak hanya pada 21 Januari. Menyambut 100 hari pemerintahan Trump, mereka pun melancarkan protes. Tidak hanya di Washington, demonstrasi pun berlangsung diRead More →

Matahari menggelincir di atas gedung Istana Negara, Jakarta. Berbagai organisasi lintas sektor memperingati Hari Perempuan Internasional (HPI). Semua memusatkan aksinya di Istana Negara. Tim pengamanan berlapis aparat keamanan bersiaga dengan kawat berduri mengelilingi Taman Aspirasi. Beberapa orang berseragam loreng tampak hilir-mudik dan berusaha mengajak bicara partisipan aksi yang duduk. Beberapa perempuan berkerudung berjalan-jalan menenteng plastik hitam besar berisi minuman dingin, kopi, rokok dan termos. Setiap yang duduk ditawarinya minuman. HPI telah menjadi salah satu ‘hajatan besar’ dan hari bersama berbagai organisasi sosial. Di hari itu mereka berbaur.  Pemandangan serupa terjadi di Hari Tani Nasional dan Hari Buruh Internasional. Barangkali karena alasan itulah pihak aparat keamananRead More →

“Siapapun Boleh Gabung!” Begitu tulisan sebuah poster yang minggu kemarin diedarkan oleh sebuah Komite Aksi Hari Perempuan Internasional Bandung Raya. Komite gotong-royong itu berisi tak kurang dari 15 organisasi mahasiswa berbagai universitas. Poster memuat informasi lengkap mengenai pelaksanaan peringatan Hari Perempuan Internasional, dari narahubung sampai tempat dan waktu aksi (depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, pukul 08 pagi – selesai). Kamis pagi, 8 Maret 2018. Cuaca cerah dan bersahabat. Pada waktu yang dijanjikan, tak satu pun rombongan aksi terlihat. Satu-satunya yang datang tepat waktu hanyalah regu petugas pengamanan. Mereka berjaga di depan gerbang Gedung Sate. Menjelang siang, mobil komando bertuliskan KASBI datang dari arah BaratRead More →