Reading Time: 10 minutes Awal Suatu hari, Wati, seorang staff keuangan di sebuah pabrik, menghubungiku. Dia mau bercerita tentang “kekerasan” yang menimpanya beberapa minggu yang lalu. Karena cerita ini begitu sensitif dan menyangkut pelaku yang adalah orang penting di tempat dia bekerja maka pertemuan kami atur serapi mungkin. Singkat cerita. Wati diperkosa oleh atasannya di ruangan kerjanya. Bapak ini dulu adalah atasannya di perusahaan tempat dia bekerja sebelumnya, PT X. Perusahaan tempat Wati bekerja sekarang adalah anak perusahaan PT X. Oleh Si Bapak, Wati dipindahkan ke anak perusahaan ini dengan posisi yang lebih tinggi dan upah yang lebih besar. Kurang lebih, Si Bapak ini merasa berjasa kepada Wati danRead More →

Reading Time: 7 minutes Dua puluh tahun lalu, Tini melamar kerja melalui seorang kepala desa di Temanggung untuk bisa diberangkatkan ke Tangerang untuk bekerja di pabrik. Itulah pengalaman pertama kali dalam hidupnya. Di Tangerang, ia tinggal di sebuah rumah bersama beberapa buruh perempuan lain dari daerah yang kurang lebih sama. Setelah beberapa bulan, Tini keluar dari rumah itu dan mengontrak tempat tinggal sendiri. Sementara itu bagi perempuan yang tinggal sekitar pabrik di Tangerang, misalnya di sekitar Panarub, tidak ada persyaratan khusus yang diminta oleh perusahaan untuk melamar. Cukup dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Orang yang tinggal di sekitar pabrik sering diistilahkan, warga lokal. Bahkan, ada cerita di mana perempuanRead More →

Reading Time: 5 minutes Luke Andaresta Seruan salah satu warga yang menggunakan pengeras suara membangunkan saya. Isinya adalah informasi bahwa acara perlombaan Agustusan akan dimulai pukul setengah sembilan siang. Seluruh warga setempat diminta untuk hadir dan meramaikan. Jauh sebelum hari ini, para pemuda karang taruna sudah menggalang dana di pinggiran jalan desa untuk keperluan acara Agustusan. Mereka sangat antusias untuk merayakan 74 tahun bangsanya merdeka. Hal serupa saya temui di hampir seluruh media sosial. Ucapan dirgahayu dan semacamnya secara masif mereka unggah dan sebarluaskan. Ada yang mengunggah foto bendera merah putih, potret Soekarno ketika membacakan teks proklamasi, foto antusiasme hadir dalam upacara bendera, berswafoto lengkap dengan tulisan Dirgahayu Indonesia,Read More →

Reading Time: 6 minutes “Le kok nemen kapitalis iki, le ngerebut uripku sampe ngombe jamu ae dinggo nambah keuntungane ndekne (Kok begitu keterlaluannya kapitalis merebut hidupku. Sampai-sampai minum jamu pun digunakannya untuk menambah keuntungan)”. (Atik Sunaryati, dalam Menolak Tunduk: Cerita Perlawanan dari Enam Kota)1 Pemandangan yang umum. Hampir di setiap pabrik terutama sektor garmen, tekstil dan sepatu di Tangerang, setiap pagi dan sore buruh-buruh perempuan mengerumuni Mbak Jamu yang biasa berjualan dengan menggunakan sepeda. Atik Sunaryati dalam buku Menolak Tunduk: Cerita Perlawanan dari Enam Kota dengan lugas menceritakan bahwa meminum jamu setiap pagi adalah untuk menambah stamina agar fit bekerja dan bisa bekerja sesuai target yang diminta pemilik pabrik.Read More →