Reading Time: 9 minutes Oleh Uswatun Khasanah, Nindya Utami, Cecep Hidayat, Wisnu Prima Kesurupan massal lagi-lagi terjadi. Kali ini kejadiannya merebak di Pabuaran, Subang. Menimpa buruh-buruh PT Pungkook Indonesia One. Pada Kamis malam Jumat itu (18 Maret 2021), bagian jahit sedang kerja lembur. Gara-gara ada kesurupan, mereka dipulangan lebih awal dari biasanya. Dengan demikian, seharusnya sudah tidak ada masalah. Ternyata, Jumat pagi keesokan harinya, kesurupan meledak lagi. Dimulainya tidak lama sesudah jam masuk kerja. Kali ini menimpa pada lebih dari 50 buruh bagian jahit, aksesoris, dan quality control. Entah dari mana kesurupan bermula. Salah seorang buruh, Lia (22 tahun) menceritakan selagi bekerja tiba-tiba dia mendengar suara orang berteriak-teriak danRead More →

Reading Time: 13 minutes Oleh Alfian Al-Ayubby Aktif di Lembaga Informasi Perburuhan Sedane “Sebelumnya tidak diberlakukan kerja dari rumah sama sekali, jam kerja juga tidak dikurangi. Jumat kemarin (20/3), tiba-tiba bos umumin giliran (shift) masuk kantor dan rumah. Ternyata di gedung kantor ada tiga orang PDP” (Dini, seorang buruh perusahaan telekomunikasi). Standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di Indonesia terkenal buruk. Banyak perusahaan memandang K3 bukan sebagai urusan hidup mati buruh, melainkan sebagai perkakas untuk bersolek di hadapan buyer agar terus diberi order produksi. Dengan mengikuti program sertifikasi K3 secara berkala, perusahaan bisa membangun citra demi menjaga kepercayaan konsumen untuk tetap membeli produk yang mereka bikin. Kini dengan ancaman Covid-19, jutaanRead More →

Reading Time: 6 minutes “Le kok nemen kapitalis iki, le ngerebut uripku sampe ngombe jamu ae dinggo nambah keuntungane ndekne (Kok begitu keterlaluannya kapitalis merebut hidupku. Sampai-sampai minum jamu pun digunakannya untuk menambah keuntungan)”. (Atik Sunaryati, dalam Menolak Tunduk: Cerita Perlawanan dari Enam Kota)1 Pemandangan yang umum. Hampir di setiap pabrik terutama sektor garmen, tekstil dan sepatu di Tangerang, setiap pagi dan sore buruh-buruh perempuan mengerumuni Mbak Jamu yang biasa berjualan dengan menggunakan sepeda. Atik Sunaryati dalam buku Menolak Tunduk: Cerita Perlawanan dari Enam Kota dengan lugas menceritakan bahwa meminum jamu setiap pagi adalah untuk menambah stamina agar fit bekerja dan bisa bekerja sesuai target yang diminta pemilik pabrik.Read More →

Reading Time: 7 minutes Subono “Dulu kami korban ketidaktahuan dan pembodohan. Sekarang kami adalah pejuang untuk menciptakan kondisi kerja layak sehat dan aman bagi kesehatan.” Begitulah kesimpulan saya sekarang. Saya akan menulis pengalaman perjuangan melawan penyakit akibat kerja. Per 1998. Berawal saya sebagai buruh harian pembangunan proyek konstruksi fabrikasi (pembangunan gedung dari besi baja bukan bagian civil) di Karawang. Aku bekerja tanpa ada jaminan kesehatan, keselamatan dengan upah per hari waktu itu Rp 7500. Satu tahun bekerja sampai proyek pembangunan gedung selesai. Pada 1999 masih di perusahaan yang sama ada tawaran bekerja masih sebagai pekerja harian. Tetapi sebutannya sedikit berbeda yaitu pekerja harian kantor. Seperti itu bahasanya biasanya orangRead More →