8 Maret 2018 jatuh di hari Rabu. Tanggal tersebut dinamai International Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional, yang diperingati dengan protes massal atau perayaan di berbagai negara.[1] Di beberapa negara seperti China, Rusia, Azerbaijan, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Moldova dan Ukraina, 8 Maret merupakan tanggal merah. Sebagai penanda penghormatan terhadap buruh perempuan, di negara-negara tersebut Hari Perempuan Internasional (HPI) diperingati dengan berkumpul bersama keluarga, berbagi bunga dan hadiah kepada perempuan.[2] Bahkan di China, 8 Maret dijadikan hari libur untuk perempuan, tidak untuk laki-laki. Sementara di Amerika, Eropa dan Asia, 8 Maret diperingati dengan berbagai protes. Di Amerika Serikat, puluhan ribu orang pawai dan berkumpul di pusatRead More →

DELAPAN RIBU orang berjalan kaki di pagi buta. Menapaki batu berkerikil, terjal serta menghadang hawa dingin pegunungan. Tidak mengenal jabatan dan status kerja, semuanya berduyun, bergembira, dan berdiri sejajar. Mereka menuju Kota Kuala Kencana-Timika, di mana rekan-rekan mereka telah menunggu. Sepanjang perjalanan 13 orang pingsan. Beberapa orang lainnya mengalami cedera kaki. Ternyata ada yang belum beristirahat setelah bekerja shift malam. Bahkan, ada yang belum mengisi perut. Sehari-hari mereka mengolah batuan tambang dari perut bumi menjadi emas, tembaga dan perak. Hasilnya dijual untuk berbagai keperluan ke seluruh penjuru dunia dengan harga internasional. Sesampainya ditujuan disambut mobil Baracuda milik Brimob. Dari pegunungan ke kota jaraknya kurang lebihRead More →