Jasad Marsinah tergeletak tak bernyawa di sebuah gubuk pinggir sawah di Dusun Jegong, sekitar 100 meter dari kontrakannya di Desa Siring, Sidoarjo, Jawa Timur. Ini terjadi pada Mei 1993. Lima hari sebelumnya, Marsinah dan kawan-kawannya mogok di tempat kerjanya, PT Catur Putra Surya. Mereka bukan meminta saham, apalagi menguasai pabrik. Tapi menuntut kenaikan upah minimum, cuti haid, cuti hamil, dan hak-hak yang telah diatur dalam peraturan perundangan. Tuntutan Marsinah dan kawan-kawannya dibalas dengan pemecatan di kantor Kodim, bukan oleh lembaga yang berwenang memutus hubungan kerja. Di Medan, pada April 1994, kejadian serupa berlangsung. Ribuan buruh mogok menuntut tunjangan hari raya, kenaikan upah dan kebebasan berserikat.Read More →

Jasad Marsinah diketahui publik tergeletak di sebuah gubuk berdinding terbuka di pinggir sawah dekat hutan jati, di dusun Jegong, desa Wilangan, kabupaten Nganjuk, lebih seratus kilometer dari pondokannya di pemukiman buruh desa Siring, Porong. Tak pernah diketahui dengan pasti siapa yang meletakkan mayatnya, siapa yang kebetulan menemukkannya pertama kali, dan kapan? Sabtu 8 Mei 1993 atau keesokan hari Minggunya? Seperti juga tak pernah terungkap melalui cara apapun: liputan pers, pencarian fakta, penyidikan polisi, bahkan para dukun maupun pengadilan, oleh siapa ia dianaya dan di(ter)bunuh? Di mana dan kapan ia meregang nyawa, Rabu malam 5 Mei 1993 atau beberapa hari sesudahnya? Kita cuma bisa berspekulasi danRead More →

Syarif Arifin Judul: Watak Politik Gerakan Serikat Buruh Indonesia Judul Asli: The Political Caracter of The Indonesia Trade Union Movement Penulis: Iskandar Tedjasukmana Penerjemah: Oey Hay Djoen Editor: Surya Tjandra Penerbit: Trade Union Rights Centre Jumlah halaman: xxiii + 219 Tahun terbit: 2008   Kisah reorientasi Suatu hari, sebuah seminar yang dilaksanakan di Jakarta menghasilkan keputusan berkenaan dengan peran dan posisi serikat buruh di Indonesia. Seminar itu menghasilkan lima poin, di antaranya: serikat buruh harus lepas dari kekuatan politik apapun, kegiatan serikat buruh dititikberatkan pada lapangan sosial-ekonomi, serikat buruh harus memiliki kemandirian keuangan, keberadaan dan struktur serikat buruh harus ditata-ulang. Itulah seminar yang diadakan padaRead More →