Reading Time: 4 minutes Oleh, Kokom Komalawati Sejak ditetapkannya kebijakan #kerjadirumah dan #belajardirumah, rata-rata buruh perempuan berkeluarga yang saya temui di Tangerang memiliki cerita yang sama. Mereka harus bersiasat dengan kebutuhan sehari-hari yang semakin mahal karena menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri sekaligus harus menangani anak-anak belajar di rumah. Para buruh lebih khawatir kehilangan pendapatan dan pekerjaan ketimbang terpapar virus Corona. Awal Maret pemerintah mengumumkan kebijakan #kerjadirumah, #belajardirumah, dan #ibadahdirumah. Disusul dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ketika kebijakan #belajardirumah berlaku, keluarga buruh pontang-panting. Mereka harus meluangkan waktu, menyiasati pengeluaran dan mengalokasikan energi menghadapi anak-anak. Serangkaian bujukan yang dibumbui ancaman mewarnai hari-hari anak-anak mengerjakan tugas-tugas sekolah di rumah.Read More →

Reading Time: 7 minutes Juli 2019, kita dikejutkan dengan berita: seorang buruh perempuan yang bekerja di pabrik garmen di Solo Jawa Tengah dipermalukan perusahaan pinjaman online, Incash. Yi, fotonya disebarkan di media sosial dengan dibubuhi tulisan: rela digilir seharga Rp 1.054.000 dan akan memberikan kepuasaan bagi pengguna jasanya. Cerita bermula ketika Yi meminjam uang Rp 1 juta dari Incash. Uang yang diterima Yi sebesar Rp 680 ribu. Katanya, dipotong uang administrasi. Jumlah pinjaman tersebut harus dikembalikan dalam seminggu, menjadi Rp 1.054 ribu. Setelah menerima uang, petugas Incash pun membuat grup Whatsapp yang memasukan Yi sebagai salah satu anggota grup. Tempo pembayaran pun tiba. Yi tidak mampu bayar. Petugas IncashRead More →

Reading Time: 4 minutes Kedua mata bayi itu masih terpejam dengan badan terbaring. Dua tangan mungilnya menengadah seperti sedang berdoa. Gemas sekali. Ingin saya mencubit dan membangunkannya. Ingin melihat lirikan mata polos, gerak-kecil kedua tangan dan kakinya atau mendengar suara tangisnya. Suara tangis bayi adalah tanda kehidupan. Sayang sekali, saya tidak dapat menyentuh. Sama sekali. Bayi berumur 28 hari itu terbujur dalam incubator. Bayi dengan nama Abil Faqih Al Abqory itu dipanggil Al. Mungkin jauh-jauh hari orangtua Al telah merencanakan membuat syukuran kelahiran untuk mendoakan anak agar anaknya sehat, berkah, selamat, mudah kerja, banyak rezeki, dan doa-doa lainnya. Harapan itu pupus. Di usia belum sebulan dia harus berhadapan denganRead More →

Reading Time: 5 minutes Luke Andaresta Seruan salah satu warga yang menggunakan pengeras suara membangunkan saya. Isinya adalah informasi bahwa acara perlombaan Agustusan akan dimulai pukul setengah sembilan siang. Seluruh warga setempat diminta untuk hadir dan meramaikan. Jauh sebelum hari ini, para pemuda karang taruna sudah menggalang dana di pinggiran jalan desa untuk keperluan acara Agustusan. Mereka sangat antusias untuk merayakan 74 tahun bangsanya merdeka. Hal serupa saya temui di hampir seluruh media sosial. Ucapan dirgahayu dan semacamnya secara masif mereka unggah dan sebarluaskan. Ada yang mengunggah foto bendera merah putih, potret Soekarno ketika membacakan teks proklamasi, foto antusiasme hadir dalam upacara bendera, berswafoto lengkap dengan tulisan Dirgahayu Indonesia,Read More →