Reading Time: 6 minutes “Le kok nemen kapitalis iki, le ngerebut uripku sampe ngombe jamu ae dinggo nambah keuntungane ndekne (Kok begitu keterlaluannya kapitalis merebut hidupku. Sampai-sampai minum jamu pun digunakannya untuk menambah keuntungan)”. (Atik Sunaryati, dalam Menolak Tunduk: Cerita Perlawanan dari Enam Kota)1 Pemandangan yang umum. Hampir di setiap pabrik terutama sektor garmen, tekstil dan sepatu di Tangerang, setiap pagi dan sore buruh-buruh perempuan mengerumuni Mbak Jamu yang biasa berjualan dengan menggunakan sepeda. Atik Sunaryati dalam buku Menolak Tunduk: Cerita Perlawanan dari Enam Kota dengan lugas menceritakan bahwa meminum jamu setiap pagi adalah untuk menambah stamina agar fit bekerja dan bisa bekerja sesuai target yang diminta pemilik pabrik.Read More →