Salah satu pertemuan penting di luar pertemuan tahunan International Monetery Fund (IMF) dan World Bank Group (WBG) di Bali adalah Forum Tri Hita Karana, yang dilaksanakan pada 9 – 11 Oktober. Kemudian disusul dengan pertemuan IMF-WBG pada 12 -14 Oktober. Seluruh kegiatan tersebut menelan pagu anggaran lebih dari Rp800 miliar. Dana yang relatif cukup untuk menyejahterakan guru-guru honorer yang mogok mengajar bulan September kemarin. Pertemuan Tahunan IMF-WBG dihadiri oleh hampir 20.000 peserta negara anggota IMF-WBG, investor industri keuangan dan sebagainya. Isu yang dibahas dalam pertemuan tahunan ini cukup luas; dari proteksionisme hingga persoalan gender. Pertemuan IMF-WBG ini selayaknya pertemuan multilateral tahunan, akan mengeluarkan resolusi, rekomendasiRead More →

Poster dan spanduk merupakan bagian dari atribut aksi massa. Melalui poster dan spanduk, organisasi menyampaikan sikap politik organisasi atau tuntutan. Mengajak masyarakat tergerak dan terlibat serta pihak yang bertanggung jawab bersedia memenuhi harapan yang diinginkan organisasi. Selama ini, poster atau spanduk demonstrasi diungkapkan dengan kalimat perintah negatif atau positif atau gabungan keduanya. Kata-kata yang dipilih antara lain: ‘Tolak!’, Stop!’, ‘Lawan!’, ‘Hancurkan!’ ‘Wujudkan!’, ‘Laksanakan!’ dan sebagainya. Empat tahun terakhir May Day, muncul jenis poster dan spanduk lain. Spanduk dan poster yang dibuat dengan kalimat pernyataan. Berikut adalah beberapa poster dan spanduk yang muncul dari May Day 2014. “Kurangi jam kerja Bapakku! Aku Bahagia Sama Bapakku!” PosterRead More →

Kemarin, Rabu (31/8) pada beberapa media online, sangat bahagia sekali ketika saya membaca berita tentang 150 orang eks buruh PT Transjakarta mengadukan Manajemen PT Transjakarta ke Komnas HAM dengan didampingi penasihat hukum dari LBH Jakarta. Menurut saya ini adalah ledakan keluhan selama ini yang mewakili seluruh buruh yang bekerja di PT Transjakarta. Seperti diketahui PT Transjakarta adalah sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang mulai beroperasi sejak 1 Februari 2004, sebelum resmi menjadi sebuah BUMD pada 2015 bernama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Transjakarta berupa BP (Badan Pengelola) Transjakarta Busway pada 2004 berdasarkan keputusan Gubernur No 110/2003 yang bertanggung jawab langsung kepada Gubernur. Lalu berdasarkan Pergub DKIRead More →

  Pengantar Aktivis buruh Darwin Mariano sehari-hari bekerja di Workers Assistance Center (WAC), organisasi perburuhan yang kantornya terletak sekitar 30 menit perjalanan darat menuju selatan Manila. WAC mulai dibangun pada 1995 oleh Alm. Pendeta Jose Dizon sebagai layanan sosial di gereja setempat. Di kemudian hari Pendeta Dizon mengubahnya menjadi sebuah organisasi non-pemerintah (ornop) di bidang perburuhan. Sebagian besar buruh yang disentuh program pengorganisasian WAC adalah para buruh pabrik. WAC juga menyediakan bantuan hukum misalnya untuk buruh-buruh yang kena PHK atau menghadapi masalah sejenis itu di tempat kerjanya. Selain itu, mereka menyelenggarakan berbagai program pendidikan, contohnya adalah pendidikan gender untuk buruh-buruh di Kawasan Ekonomi Cavite, diRead More →

Bambang TD, Abu Mufakhir, Syarif Arifin   Pengupahan di Industri Garmen, Tekstil dan Sepatu Foto: Demonstrasi buruh-buruh pembuat sepatu Adidas, Mizuno dan Specs dari PT Panarub Dwikarya Benoa Tangerang. 1. Upah Minimum Pada 2013, terjadi kenaikan upah minimum kota/kabupaten dan provinsi di Jakarta dan Jawa Barat sebesar 40 persen. Provinsi terluar seperti Papua dan Sumatera Utara hanya mengalami kenaikan sebesar 7,9 persen dan 8,8 persen. Provinsi kaya minyak Kalimantan Timur, pada tahun 2013 menikmati kenaikan upah minimum dari Rp 1,1 juta menjadi Rp 1,7 juta. Kenyataan yang tidak bisa diingkari, dorongan kenaikan upah minimum hanya terjadi setelah tekanan kuat serikat buruh dalam bentuk demonstrasi. Tabel:Read More →