Reading Time: 4 minutes Kedua mata bayi itu masih terpejam dengan badan terbaring. Dua tangan mungilnya menengadah seperti sedang berdoa. Gemas sekali. Ingin saya mencubit dan membangunkannya. Ingin melihat lirikan mata polos, gerak-kecil kedua tangan dan kakinya atau mendengar suara tangisnya. Suara tangis bayi adalah tanda kehidupan. Sayang sekali, saya tidak dapat menyentuh. Sama sekali. Bayi berumur 28 hari itu terbujur dalam incubator. Bayi dengan nama Abil Faqih Al Abqory itu dipanggil Al. Mungkin jauh-jauh hari orangtua Al telah merencanakan membuat syukuran kelahiran untuk mendoakan anak agar anaknya sehat, berkah, selamat, mudah kerja, banyak rezeki, dan doa-doa lainnya. Harapan itu pupus. Di usia belum sebulan dia harus berhadapan denganRead More →

Reading Time: 4 minutes Tinjauan buku: Mass Strikes and Social Movements in Brazil and India: Popular Mobilisation in the Long Depression Penulis: Jörg Nowak Penerbit: Palgrave MacMillan Tahun terbit: 2019 Gagasan tentang pemogokan massal melawan sistem kapitalisme yang eksploitatif merupakan ide paling kuat dalam tradisi pemikiran Marxis. Dengan ide aksi mogok ini, Karl Marx (1818-1883) mengajukan perubahan pemikiran di kelas buruh, agar “para buruh menyadari bahwa mereka, secara kolektif, merupakan ‘aktor penting dalam produksi’, dan bahwa jika mereka serentak berhenti bekerja, maka aktivitas produksi pun akan terhenti.” Beragam model pemogokan massal telah dilakukan di banyak tempat dengan beberapa penyesuaian dari model Eropa Barat, tempat pertama kali mogok massal dilakukan.Read More →

Reading Time: 10 minutes Awal Suatu hari, Wati, seorang staff keuangan di sebuah pabrik, menghubungiku. Dia mau bercerita tentang “kekerasan” yang menimpanya beberapa minggu yang lalu. Karena cerita ini begitu sensitif dan menyangkut pelaku yang adalah orang penting di tempat dia bekerja maka pertemuan kami atur serapi mungkin. Singkat cerita. Wati diperkosa oleh atasannya di ruangan kerjanya. Bapak ini dulu adalah atasannya di perusahaan tempat dia bekerja sebelumnya, PT X. Perusahaan tempat Wati bekerja sekarang adalah anak perusahaan PT X. Oleh Si Bapak, Wati dipindahkan ke anak perusahaan ini dengan posisi yang lebih tinggi dan upah yang lebih besar. Kurang lebih, Si Bapak ini merasa berjasa kepada Wati danRead More →

Reading Time: 7 minutes Dua puluh tahun lalu, Tini melamar kerja melalui seorang kepala desa di Temanggung untuk bisa diberangkatkan ke Tangerang untuk bekerja di pabrik. Itulah pengalaman pertama kali dalam hidupnya. Di Tangerang, ia tinggal di sebuah rumah bersama beberapa buruh perempuan lain dari daerah yang kurang lebih sama. Setelah beberapa bulan, Tini keluar dari rumah itu dan mengontrak tempat tinggal sendiri. Sementara itu bagi perempuan yang tinggal sekitar pabrik di Tangerang, misalnya di sekitar Panarub, tidak ada persyaratan khusus yang diminta oleh perusahaan untuk melamar. Cukup dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Orang yang tinggal di sekitar pabrik sering diistilahkan, warga lokal. Bahkan, ada cerita di mana perempuanRead More →