PABRIK RELOKASI, BURUH MELAWAN

    Di antara cerita perlawanan terhadap relokasi adalah gerakan ‘No Chains’ atau ‘Tanpa Rantai’ perusahaan-perusahaan yang ditinggal kabur dan dikelola oleh para buruh. ‘No Chains’ merupakan jaringan solidaritas buruh di Thailand, Argentina, Filipina, Indonesia, dan Hong Kong, yang dibentuk pada 2009. Cerita dari Argentina dimulai pada 2002, ketika pabrik-pabrik ditinggal kabur oleh para pemiliknya, sementara para politisi berebut kekuasaan. Para buruh berembug dan memutuskan mengoperasikan pabrik. Pengoperasian pabrik, pembagian kerja termasuk pembayaran upah dibicarakan bersama-sama. Mereka menyebut diri La Alameda. Di Thailand kejadiannya sama. Pabrik garmen ditinggal kabur para pemiliknya, pada 2002. Mereka memutuskan mengelola pabrik secara demokratis. Pabrik tanpa bos. Para buruh di Thailand menyebutnya, Dignity Return.

    READ MORE

    Sticky

    Reading Time: 16 minutes Penolakan terhadap tenaga kerja asing menjadi salah satu tuntutan serikat buruh pada Hari Buruh Internasional 2018 di Jakarta dan kota lainnya. Di spanduk dan poster tertulis “Tolak Tenaga Kerja Asing”, “Tolak TKA Illegal & Unskilled”, “Usir TKA Cina ‘Buruh Kasar’”, dan “Tolak Aseng”. Mengemuka pula dalam orasi para pimpinan serikat buruh, ‘buruh kasar China merebut lapangan kerja pribumi’. Memang tidak semua serikat buruh mengangkat isu antitenagakerja asing. Sentimen anti-TKA China menguat setelah keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 mengenai Tenaga Kerja Asing dan beroperasinya perusahaan-perusahaan asal Tiongkok. Pemerintah memaksudkan Perpres TKA tersebut untuk memudahkan prosedur perizinan dan kepastian investasi.1 Sementara serikat buruh memaknaiRead More →

    Reading Time: 24 minutes Alfian Al-Ayyubi Pelu dan Syarif Arifin Factory relocation and expansion are not new events in Indonesia. In 2002, Sony Electronics, Inc., moved its factory from Cikarang Bekasi to Malaysia. Then Satria Sejati Multi Industry moved its factory from West Bandung to Central Bandung in 2006. Honey Lady, Inc. moved its factory from KBN Cakung to Bawen Central Java in 2007. Sepatu Bata, Inc. relocated its factory from Kalibata to Purwakarta in 2008. The tendency of factory relocation also surges few countries in Southeast and South Asia, even have been going on since the 1970s. Of course, the establishment of Unilever and Philips factory in theRead More →

    Reading Time: 4 minutes Alfian Al-Ayyubi Pelu dan Syarif Arifin Tiga bulan sebelum ditutup, pada Oktober 2018, PT Kahoindah Citragarment 2 Bekasi menawarkan kepada buruhnya untuk mengundurkan diri atau turut pindah ke KBN Cakung Jakarta. Dari 3000 orang, 90 persen perempuan. Dua serikat buruh di pabrik tersebut menolak tawaran dari perusahaan. Mereka menuntut bekerja di KBN Cakung tanpa perubahan hak atau diputus hubungan kerja dengan kompensasi yang adil. Buruh mengetahui bahwa kompensasi melalui mekanisme pengunduran diri tersebut tidak masuk akal. Mereka sudah bekerja lebih dari sepuluh tahun. Setiap hari mereka membuat 1800 sampai 2000 potong pakaian jadi merek Nike. Selama bekerja mereka selalu mengalah. Satu waktu, jika ada pemogokanRead More →

    Reading Time: 5 minutes Alfian Al-Ayyubi Pelu dan Syarif Arifin Oktober 2018, PT Kahoindah Citragarment 2 merelokasi pabrik ke KBN Cakung, setelah Nike mencabut ordernya. PT Dada Indonesia menutup pabriknya setelah Adidas mencabut order. PT Dean Shoes Indonesia memecat 2000 buruh setelah Nike menghentikan ordernya. PT Nikomas Gemilang, pemasok sepatu Nike, membuka pabrik baru di Sukabumi dan Cianjur. Pemasok Adidas, Uniqlo, Zara, Billabong, PT Pan Brothers, membuka pabrik baru di Boyolali. Para buyer memesan barang lebih banyak kepada PT Nikomas Gemilang dan PT Pan Brothers. Secara umum perusahaan pemegang merek memiliki posisi yang amat kuat dalam sistem rantai pasokan global. Keputusan perusahaan pemegang merek untuk memindahkan atau mengurangi orderRead More →