Reading Time: 9 minutes PDFPrintOleh, Ma Shu 10 tahun sejak tragedi ‘bunuh diri pekerja Foxconn’, pekerja di China masih terus mengalami penindasan di tempat kerjanya Sudah 10 tahun lamanya sejak tragedi ‘bunuh diri pekerja Foxconn’ terjadi pada 2010. Ketika itu, 18 pekerja muda melakukan bunuh diri secara beruntun. Tindakan ini kemudian menguak kondisi kerja buruh di pabrik Foxconn dan mendapat perhatian media dan publik secara luas. Namun, baik Foxconn (pabrik penerima order) dan Apple (perusahaan pemegang merk dan pemberi order produksi), termasuk miliarder Terry Guo pemilik Foxconn, dan para konsumen mulai melupakan tragedi bunuh diri tersebut. Sementara itu, praktek eksploitasi di pabrik Foxconn tidak betul-betul membaik. Nasib pekerja malahRead More →

Reading Time: 2 minutes PDFPrintAn ongoing wave of protests has swept Thailand in recent months. Hundreds of thousands of people, mainly students, have taken to the streets to teach Prime Minister Prayut Chan-0-Cha what democracy is. The former general has regularly imposed anti-democratic measures on the dissident people of Thailand.  Protesters are fed-up with how the country has been run. Corruption and shrinking democratic space, among others, are chronic diseases caused by the incompetence of the military government. The movement has been calling for three significant changes to Thailand’s power structure: the dissolution of parliament, the rewriting of the military-drafted constitution, and an end to the intimidation of dissidents.Read More →

Reading Time: 2 minutes PDFPrintBeberapa bulan terakhir ini, gelombang demonstrasi telah menyapu Thailand. Ratusan ribu demonstran, kebanyakan mahasiswa, turun ke jalan untuk mengajarkan apa itu demokrasi terhadap Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha. Mantan Jenderal yang kini mejabat itu menerapkan kebijakan-kebijakan anti-demokrasi terhadap rakyat Thailand. Para demonstran telah jengah melihat bagaimana negara dikelola di bawah Prayut Chan-O-Cha. Pemerintahan yang dikuasai oleh kekuatan militer itu dianggap tidak kompeten lantaran mempraktekan korupsi dan membatasi ruang-ruang demokrasi. Kelompok gerakan di Thailand menuntut tiga hal untuk mengubah struktur kekuasaan di Thailand: 1) pembubaran parlemen, 2) amandemen Konstitusi yang didikte oleh kelompok militer, dan 3) penghentian intimidasi terhadap kelompok pro-demokrasi. Gelombang protes hari ini merupakan kelanjutanRead More →

Reading Time: 5 minutes PDFPrintOleh, Muhammad Ifan Fadillah Kader HMI Cabang Makassar Timur dan Komunal Nokturnal. Saat ini sibuk sebagai pekerja barang dagangan. Dalam beberapa bulan belakangan ini, rakyat Indonesia juga termasuk kelas pekerja ramai-ramai menolak disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang berisi 1.200 pasal. Dengan jumlah sebanyak itu tidak mengherankan jika jumlah halamannya mencapai 1.028 lembar. Sementara itu jika dilihat dari substansi tujuan perumusannya, dilansir dari Katadata- Awalnya RUU Ciptaker ini punya isu utama persoalan perizinan, agar ditiadakannya lagi beberapa peraturan yang tumpang tindih. Selain dari persoalan tumpang tindihnya peraturan, RUU Ciptaker juga diharapkan bisa membuat kondisi iklim investasi lebih kondusif untuk menaikkan produktivitas dan membuat terbukanyaRead More →

TERBITAN

Temukan terbitan lainnya di sini

Buruh Menulis

  • Dibunuh Corona atau Mati Kelaparan

    Dibunuh Corona atau Mati Kelaparan

    Reading Time: 4 minutes PDFPrintOleh, Kokom Komalawati Sejak ditetapkannya kebijakan #kerjadirumah dan #belajardirumah, rata-rata buruh perempuan berkeluarga yang saya temui di Tangerang memiliki cerita yang sama. Mereka harus bersiasat dengan kebutuhan sehari-hari yang semakin mahal karena menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri sekaligus harus menangani anak-anak belajar di rumah. Para …Read More »
  • Buruh di Jerat Rentenir

    Buruh di Jerat Rentenir

    Reading Time: 7 minutes PDFPrintJuli 2019, kita dikejutkan dengan berita: seorang buruh perempuan yang bekerja di pabrik garmen di Solo Jawa Tengah dipermalukan perusahaan pinjaman online, Incash. Yi, fotonya disebarkan di media sosial dengan dibubuhi tulisan: rela digilir seharga Rp 1.054.000 dan akan memberikan kepuasaan bagi pengguna jasanya. Cerita bermula …Read More »
  • BPJS Kesehatan Rampas Hak Kesehatan Anak

    BPJS Kesehatan Rampas Hak Kesehatan Anak

    Reading Time: 4 minutes PDFPrintKedua mata bayi itu masih terpejam dengan badan terbaring. Dua tangan mungilnya menengadah seperti sedang berdoa. Gemas sekali. Ingin saya mencubit dan membangunkannya. Ingin melihat lirikan mata polos, gerak-kecil kedua tangan dan kakinya atau mendengar suara tangisnya. Suara tangis bayi adalah tanda kehidupan. Sayang sekali, saya …Read More »

TOKOH

  • Emid Suharmidin, May Day Pertama dan Perjuangan di Tempat Kerja

    Emid Suharmidin, May Day Pertama dan Perjuangan di Tempat Kerja

    Reading Time: 3 minutes PDFPrintEmid Suhamidin, sore itu mengenakan kaos warna merah yang dipakainya dalam aksi May Day 2017. Itulah adalah May Day pertamanya sepanjang hidupnya dan sepanjang karirnya sebagai buruh. “Saya bangga, bersatu dalam barisan panjang berwarna merah dengan panji-panji perjuangan serikat,” ujar Emid. Peringatan May Day yang heroik, membekas dalam ingatannya sebagai buruh bahwa perjuangan tidak boleh terkungkung dalam tembok pabrik saja. Haruslah keluar dalam sekat-sekat dan bersatu dengan kekuatan yang lebih besar lagi dalam sebuah tema: Buruh untuk Rakyat. Apa yang membuatnya berkeputusan untuk berserikat? Pertanyaan ini dijawab dengan sederhana saja. Dia dan kawan-kawannya tidak mau hidup …Read More »
  • Fauzi Abdullah (1949-2009): Obor yang Tak Pernah Padam

    Fauzi Abdullah (1949-2009): Obor yang Tak Pernah Padam

    Reading Time: 8 minutes PDFPrint  Sebuah Kabar Sedih   Sesaat sepeda motorku diparkir, sementara istriku menghampiri teman-temannya. Sore itu, 27 November 2010 bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, rasanya waktu yang tepat untuk bertemu dengan beberapa teman. Sekadar bersilaturahmi dan bersantai. Tiba-tiba seorang teman menelpon. Dia menanyakan, “Sudah denger kabar Babeh meninggal?”. Saya dan kawan-kawan yang berada di Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) memanggil Fauzi Abdullah, Babeh. Mendengar kabar tersebut, badan ini lemas. Setengah tidak percaya. “Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun,” jawabku. Aku pun memerhatikan beberapa pesan singkat yang masuk ke telepon genggamku. Ternyata Mbak Dwi, istri Fauzi Abdullah, sudah mengirimkan …Read More »
  • Mengenang Bambang Harri  (Jember, 5 Juli 1959  –  Bandung, 23 Februari 2008)

    Mengenang Bambang Harri (Jember, 5 Juli 1959  –  Bandung, 23 Februari 2008)

    Reading Time: 11 minutes PDFPrintBambang TD Berminggu-minggu Bambang Harri terbaring di rumahnya. Sakit. Hari itu ia dilarikan ke Rumah Sakit Santo Yusuf, Bandung, setelah mengeluh sesak nafas. Berita menyebar cepat melalui telepon dan pesan singkat (sms). Keluarga dan teman-teman dekat bergantian menemaninya di rumah sakit. Beberapa kawan dari luar kota berdatangan menjenguk. Di ruang tunggu bangsal rumah sakit dering telepon genggam hampir tidak henti. Kawan lama menelepon menanyakan perkembangan keadaan Bambang Harri. Semua yang menunggu di rumah sakit tampak tertekan dan prihatin. Bambang Harri tubuhnya kurus kering digerogoti kanker getah bening. Bermacam peralatan bantu menempel ditubuhnya. Sebentar-sebentar hilang kesadaran dan …Read More »

KOLOM

  • Menguak Tabir Ilusi Sistem Kapitalisme dalam Tujuan Pembuatan RUU Cipta Kerja

    Menguak Tabir Ilusi Sistem Kapitalisme dalam Tujuan Pembuatan RUU Cipta Kerja

    Reading Time: 5 minutes PDFPrintOleh, Muhammad Ifan Fadillah Kader HMI Cabang Makassar Timur dan Komunal Nokturnal. Saat ini sibuk sebagai pekerja barang dagangan. Dalam beberapa bulan belakangan ini, rakyat Indonesia juga termasuk kelas pekerja ramai-ramai menolak disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang berisi 1.200 pasal. Dengan jumlah sebanyak itu tidak mengherankan jika jumlah halamannya mencapai 1.028 lembar. Sementara itu jika dilihat dari substansi tujuan perumusannya, dilansir dari Katadata- Awalnya RUU Ciptaker ini punya isu utama persoalan perizinan, agar ditiadakannya lagi beberapa peraturan yang tumpang tindih. Selain dari persoalan tumpang tindihnya peraturan, RUU Ciptaker juga diharapkan bisa membuat kondisi iklim …Read More »
  • Memahami Wabah Melalui Ekonomi-Politik

    Memahami Wabah Melalui Ekonomi-Politik

    Reading Time: 6 minutes PDFPrintOleh, Mohamad Zaki Hussein Anggota Partai Rakyat Pekerja Wabah bukanlah suatu fenomena yang murni biologis. Kemunculan dan perkembangannya banyak dipengaruhi oleh aktivitas sosial manusia, khususnya aktivitas ekonomi dan politik. Ini terlihat jelas jika kita menilik wabah-wabah yang pernah terjadi dalam sejarah manusia. Misalnya adalah wabah Kematian Hitam (Black Death) yang terjadi pada pertengahan abad ke-14.[1] Wabah ini merupakan wabah pes atau sampar yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis. Bakteri ini berasal dari hewan pengerat, khususnya tikus, dan kutunya. Ketika seekor hewan pengerat yang terinfeksi mati, dan kutunya pindah ke manusia, maka manusia bisa terinfeksi. Setelah menginfeksi …Read More »
  • Omnibus Law dan Politik Hukum Perburuhan

    Omnibus Law dan Politik Hukum Perburuhan

    Reading Time: 6 minutes PDFPrintIrfan Alfhifarie Seberapa penting kita bicara terlalu banyak tentang Omnibus Law bagi buruh? Menarik menyimak berbagai perdebatan dan diskusi terkait aturan yang sedang ramai hari ini: Omnibus Law. Sebuah aturan yang dinilai akan menjadi aturan besar, yang memayungi berbagai pasal dan norma yang dibuat dan dibentuk untuk menghapus dan mencabut norma lain yang dianggap bertabrakan dengan kepentingan investasi. Sekali lagi, investasi diletakan di atas segala-galanya. Catatan ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk membuat perdebatan dan diskursus tentang aturan yang cukup ramai dibahas ini menjadi sesuatu yang tidak penting. Pun catatan ini sama sekali tidak berpretensi untuk …Read More »

Dinamika Perburuhan

RESENSI

KAJIAN